LAMPITAN

THE ONE AND ONLY THE ONE “Mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya, mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.” (Q.S. az Zumar [39]: 18)

Selasa, 25 Februari 2014

Fatimah binti Muhammad SAW (Puteri-puteri Teladan dalam Islam)

 Fatimah adalah "ibu dari ayahnya." Dia adalah puteri yang 
mulia dari dua pihak, yaitu puteri pemimpin para makhluq Rasulullah
SAW, Abil Qasim, Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hasyim.
Dia juga digelari Al-Batuul, yaitu yang memusatkan perhatiannya pada
ibadah atau tiada bandingnya dalam hal keutamaan, ilmu, akhlaq, adab,
hasab dan nasab.

        Fatimah lebih muda dari Zainab, isteri Abil Ash bin Rabi' dan
Ruqayyah, isteri Utsman bin Affan. Juga dia lebih muda dari Ummu Kul-
tsum. Dia adalah anak yang paling dicintai Nabi SAW sehingga beliau
bersabda :"Fatimah adalah darah dagingku, apa yang menyusahkannya juga
menyusahkan aku dan apa yang mengganggunya juga menggangguku." [Ibnul
Abdil Barr dalam "Al-Istii'aab"]

        Sesungguhnya dia adalah pemimpin wanita dunia dan penghuni
syurga yang paling utama, puteri kekasih Robbil'aalamiin, dan ibu dari
Al-Hasan dan Al-Husein. Az-Zubair bin Bukar berkata :"Keturunan Zainab
telah tiada dan telah sah riwayat, bahwa Rasulullah SAW menyelimuti
Fatimah dan suaminya serta kedua puteranya dengan pakaian seraya ber-
kata :"Ya, Allah, mereka ini adalah ahli baitku. Maka hilangkanlah
dosa dari mereka dan bersihkanlah mereka sebersih-bersihnya." ["Siyar
A'laamin Nubala', juz 2, halaman 88]

Lanjutkan membaca (........)

Sumber: "Tokoh-tokoh Wanita di Sekitar Rasulullah SAW" (terjemahan dari buku "An-Nisaa' Haula Ar-Rasuul") yang disusun oleh Muhammad Ibrahim Salim. Disalin oleh: Hanies Ambarsari.

Minggu, 23 Februari 2014

Muslim di Rusia, memang ada?

Islam adalah agama dengan jumlah penganut terbesar kedua di Rusia. Sejak berabad-abad silam, kaum Muslim telah hidup berdampingan secara damai dengan para pemeluk Ortodoks. Namun, beberapa dekade terakhir masyarakat Rusia mulai curiga terhadap muslim menyusul maraknya aksi terorisme dan gangguan keamanan dalam negeri.


Kalangan Muslim kerap mengingatkan agar aksi terorisme tidak dikait-kaitkan dengan ajaran Islam. Ini sangat beralasan karena jelas Islam tidak mengajar teror. Para tokoh dan pemuka masyarakat juga menegaskan bawah Rusia bukan hanya negara Ortodoks. 


Saat ini, belum ada data resmi mengenai jumlah pemeluk agama Islam di Rusia. Hasil sensus terakhir pada 2002 mencacat jumlah warga suku yang secara tradisional menganut Islam ada sebesar 14,5 juta jiwa atau 10% dari total populasi nasional. Menurut perkiraan Administrasi Keagamaan Muslim di bagian Eropa dari Rusia, penganut Islam di Rusia pada waktu itu berjumlah sekitar 20 juta jiwa, sedangkan hasil survei Levada Center pada November 2013, sebesar 7% dari populasi Rusia adalah kaum Muslim.
Populasi sejumlah daerah di Rusia secara tradisional adalah kaum Muslim. Di antaranya adalah republik-republik di Kaukasus Utara, seperti Ingushetia, Chechnya, Dagestan, Kabardino-Balkaria, Karachay-Cherkessia, serta Tatarstan dan Bashkortostan.

Muslim Moskow belajar memahami Quran tanpa kata-kata

Lanjutkan membaca (.......)

MANAKIB AHLI-KISA

MANAKIB AHLI-KISA

Dinukil dari kitab Awalim Al-Ulumi oleh Syech Abdillah bin Nurillah Al-Bahroni dengan sanad yang shohih dari Jabir bin Abdillah Al-Anshori.

Dari Fatimah Az-Zahro' as putri Rasulullah saw, Jabir berkata aku telah mendengar Fatimah menceritakan, ayahku Rasulullah pada suatu hari masuk ke rumahku lalu beliau mengucapkan salam, bagimu wahai Fatimah! maka aku menjawab salamnya, (salam bagi mu).

Beliau berkata: "Aku merasakan lelah di tubuhku maka aku berkata padanya "aku berlindung kepada Allah untuk mu dari lelah badanmu wahai ayahku" kemudian beliau berkata "wahai Fatimah berikanlah selimut Yamani kepadaku dan selimutkanlah aku" maka aku memberikan selimut Yamani dan  menyelimutkannya, lalu aku melihat wajah beliau berseri-seri bagaikan badr dimalam purnama.

Kemudian tiba-tiba putraku Hasan datang sambil mengucapkan "salam bagimu wahai ibu ku" maka aku menjawab "salam bagi mu wahai putraku, wahai buah hatiku dan penentram jiwaku". Kemudian Al-Hasan as berkata: "wahai ibuku, aku mencium aroma yang sangat harum dirumah ini, seperti aroma kakekku, Rasulullah saw".

Maka aku mengucapkan "benar sesungguhnya kakekmu berada dibawah selimut". Lalu Al-Hasan menuju kearah selimut, sambil mengucapkan "salam bagi mu wahai kakekku, wahai Rasulullah. Apakah engkau mengijinkan aku bersamamu dan berada dalam selimutmu?" Maka beliau mengucapkan: "Salam bagimu wahai putraku dan penghuni telagaku. Aku telah mengijinkanmu turut bersamaku dalam selimut ini".

Sesaat kemudian putraku Al Husain a.s. datang serta mengucapkan "Salam bagimu wahai ibuku" maka aku menjawab (salamnya) ; "Salam bagimu wahai putraku, wahai buah hatiku dan penentram jiwaku". Kemudian Al Husain a.s. berkata ; "Wahai ibuku aku mencium aroma yang sangat harum di rumah ini, seperti aromanya kakekku Rasulullah saw", maka aku mengucapkan "Benar" sesungguhnya kakekmu dan saudaramu dalam keadaan berselimut.
Kemudian Al Husain a.s. menuju kearah selimut (Al Kisa') sambil mengucapkan; "Salam bagimu wahai kakekku, salam bagimu wahai manusia pilihan Allah, apakah engkau mengijinkan aku turut bersama anda berdua dalam selimut?". Rasul menjawab; "Salam bagimu wahai putraku, wahai pemberi syafa'at ummatku, sumgguh aku telah mengijinkanmu", kemudian Al Husain a.s. masuk bersama mereka berdua dalam selimut.

Lanjutkan membaca (.........)


Sumber Berita: www.teraskreasi.com



http://attathir.org/berita-manakib-ahlikisa.html#ixzz2u8OwfzvL
FORUM LAMPITAN > Thanks to Netral for uN Netral

Waktu Sholat

VIDEO MENGENAI KEDATANGAN IMAM KE-12

Ceramah :